• RSS
  • Facebook
  • Twitter

Welcome To All New altertek.net

Rabu, 08 Februari 2012

Troubleshoot Terhadap Proxy Server Berbasis Squid


Squid memang cukup tangguh untuk proxy server apalagi dipadukan dengan Sistem Operasi Linux. Akan tetapi masih tetap ada beberapa ancaman yang menyerang squid baik itu berupa cara manual ataupun menggunakan tool-tool tertentu, berikut beberapa macam ancaman tersebut:


1. Port https (http Secure)
Kebanyakan administrator, pasti lupa bahwa beberapa situs dapat dibuka melalui port yang berbeda ada yang menggunakan http biasa, https, dan ada juga yang menggunakan keduanya, sebagai contoh Facebook.

Saya sendiri sampai sekarang belum mempunyai solusi yang pasti untuk menangani khasus ini untuk yang transparent Proxy, akan tetapi untuk yang manual Proxy ada beberapa cara yakni:

Menggunakan acl biasa dikombinasikan dengan dstdom_regex

misal kita deklarasikan acl pada squid.conf:
Berbicara aplikasi tweaking untuk linux ada beberapa aplikasi tweaking yang terkenal untuk Sitem Operasi Linux, antara lain: Ubuntu Tweak, Gnome Tweak, dan Ailurus. Jika Ubuntu Tweak dapat dijalankan di Linux turunan debian, namun bagaimana dengan turunan Linux lainnya seperti Red Hat dan Slackware.
Ailurus merupakan aplikasi tweak yang hampir ada di semua distro linux. Penggunannya cukup mudah dengan GUI yang menarik. Namun sayang ada fitur penting yang tidak ada pada Ailurus yakni clean Old kernel, seperti yang ada di Ubuntu Tweak, tapi untuk keseluruhan aplikasi ini patut untuk disandingkan dengan Linux kita.

Saya sendiri menggunakan Aplikasi ini untuk melihat sistem Information sebuah PC dan Clean RPM Cache, karena untuk Sistem Information terbilang lengkap dari pada SysInfo bawaan Gnome.

Saya sudah coba di Ubuntu dan Fedora berjalan lancar, asalkan Ailurus tidak di install secara berdampingan dengan Ubuntu Tweak, karena akan terjadi crash.

Cara Install

Selasa, 07 Februari 2012

Pada hari kelima merupakan customisasi tampilan Error Page, caranya dengan edit css pada folder squid bernama "errorpage.css". Namun alangkah lebih baiknya anda backup css lama dengan rename css tersebut lalu copy dan edit css baru dengan nama "errorpage.css".

Berikut ialah konfigurasi css saya, hanya diubah background image, mengambil logo tempat saya PKL.



Atau jika anda ingin bahasa lainnya hanya membuat css baru simpan di directory squid.lalu untuk customisasi ubah pada squid.conf

deny_info NAMA_FILE_PESAN nama_acl


Berikut tampilan error page yang saya bangun:

Senin, 06 Februari 2012

Sampai pada hari kelima PKL, dimana saya melakukan manual config pada Proxy server squid.

Sebelumnya apabila kalian install squid via yum, maka directory squid secara otomatis terdapat pada /etc/squid/ lalu file configurasi terdapat pada /etc/squid/squid.conf.

Sebelum edit squid.conf silahkan backup setting yang terdahulu, walaupun sudah terdapat squid.conf.default.

Berikut ialah konfigurasi squid.conf pada Proxy server saya


Perhatikan pada source code squid.conf pada baris:

http_port 3128
Mungkin sudah banyak yang mengenal paket yang satu ini, paket yang berfungsi memudahkan pengguna fedora untuk mencari, menambah, menghapus dan update semua paket yang ada di Distro Fedora. Cara penggunaan sangat mudah ditambah kecepatan update yang cepat dan terlihat secara detail membuat paket ini menjadi suatu pilihan wajib di install bagi pengguna Fedora.

Saya sendiri menggunakan Fedora 16 sebagai bahan percobaan. Berikut cara install Yumex dan cara penggunannya.

Buka Terminal, ketik perintah berikut: